Detail Artikel

Jamur adalah pelengkap yang bisa membuat banyak hidangan jadi istimewa. Ini dia cara memilih jamur berdasarkan tiap jenisnya.

TANGGAL :

  01/08/2017

SajianSedap.com - Meski di dalam masakan seringkali hanya dijadikan pelengkap, namun jamur memberi andil yang besar dalam menyumbang kelezatan makanan. Dan dalam olahan yang spesial, jamur bisa jadi pelengkap hidangan yang istimewa,

Jamur termasuk jenis sayuran yang mudah rusak. Apalagi jika sudah terkena air. Permukaan jamur otomatis akan berair dan menghitam. Saat membeli, pilih jamur dengan batang dan payung jamur yang utuh dan bersih. Jangan memilih jamur yang lembap, basah, atau berlendir, tapi pilih yang kering. Jamur yang menjelang rusak, punya bau yang sedikit menusuk. Makin rusak, makin bau. Pilih jamur yang aromanya segar. 

 

Jamur Kancing

Biasanya disebut juga jamur champignon. Pilih yang payung jamurnya berukuran sama besar, warnanya putih bersih. Jika payung jamurnya sudah berbercak cokelat berarti jamur sudah hampir rusak.

 

Jamur Merang

Pilih yang yang segar, warnanya terang, dan permukaannya halus. Untuk kandungan nutrisi yang lebih tinggi, pilih jamur yang sudah membuka (mekar), tapi bagian bawahnya belum berubah menjadi kehitaman. Atau bisa juga dengan membeli jamur yang masih muda dan belum mekar kemudian menyimpannya dalam lemari es sampai jamur mekar sempurna.


Jamur Tiram

Pilih yang utuh payung jamurnya dan berwarna putih. 

 

Jamur Kuping Kering

Karena bentuknya yang kering, jamur kuping rawan terkena jamur. Pilih yang mulus dan warna hitam nya merata. Untuk yang basa, pilih yang tebal, berwarna hitam pekat, tidak bau, dan tidak berlendir. 

 

Jamur Shitake (hioko)

Ada yang dijual segar dan ada yang dijual kering. Untuk yang segar, pilih yang batangnya utuh dan payung jamurnya berwarna cokelat terang. Begitu juga dengan yang kering. Aroma jamur ini memang tergolong keras terutama untuk yang kering. Karena itu rendam dalam air panas 2-3 kali dalam air yang berbeda untuk menghilangkan aromanya. 
 

Jamur Kalengan

Walaupun kurang disarankan karena menggunakan pengawet makanan, pilih yang kalengnya utuh, tidak berkarat, dan tidak gembung. Perhatikan juga tanggal kedaluwarsanya. 

 

foto: dok. seriouseats.com



 

Tags

Top
Follow Us!